Ada Poin Penting Dalam Regulasi PPDB Untuk Mahaiswa Baru

PADANG - Permendikbud berbicara tentang PPDB (penerimaan peserta didik baru) tahun ajaran 2018/2019.

Ada poin penting dalam regulasi PPDB terbaru tersebut yakni, kriteria utama dalam penerimaan siswa adalah zonasi atau jarak antara rumah dengan sekolah. Sementara, nilai ujian akhir sekolah yang diperoleh di jenjang SMP menjadi pertimbangan paling terakhir.

Di dalam Pasal 14 Permendikbud 14/2018 itu diuraikan urutan seleksi masuk SMA. Berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi. Kemudian, baru Surat Hasil Ujian Nasional (SHUN) SMP atau bentuk lain yang sederajat dan prestasi di bidang akademik maupun non akademik yang diakui sekolah.

Ketentuan seleksi PPDB berbasis zonasi juga berlaku untuk siswa baru di jenjang SMP maupun SD. Khusus untuk SD pertimbangan pertama adalah usia peserta didik, baru setelah itu zonasi atau jarak rumah ke sekolah. Seleksi siswa baru jenjang SD juga tidak boleh menggunakan ujian baca, tulis, berhitung (calistung).

Tapi, Permendikbud yang diperbarui itu sepertinya tidak sejalan dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Tingkat SMA/SMK/SLB Negeri.

Pergub ini yang menjelaskan bahwa sistem zonasi yang dimaksud sesuai dengan BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 poin 16, sistem zonasi adalah cakupan wilayah dan atau area penerimaan peserta didik baru dalam satu kota atau kabupaten selanjutnya yang disebut sistem zonasi.

Zonasi Sekolah Permudah Distribusi Guru
Tak Lulus SBMPTN? Saatnya Pilih Kampus Terakreditasi
Sekolah Tak Boleh Kenakan Pungutan Liar
Kementerian PUPR Sasar SMK untuk Kerjasama Sosialisasi Infrastruktur
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib