Kemdikbud Harus Beri Edukasi Manual UNBK

JAKARTA - Dari pengamatan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), kendala tersebut yaitu server offline bersamaan dengan server panitia pusat sehingga tidak bisa masuk ke laman CBT, kemudian saat ujian berlangsung di tengah jalan server sekolah offline. Selain itu, beberapa siswa yang tidak bisa mendapatkan token saat server offline, serta beberapa sekolah yang masih kesulitan jaringan internet.

Sekjen FSGI, Heru Purnomo mengatakan seharusnya server eror atau maintenance tidak terjadi saat ujian berlangsung, ditambah kurangnya edukasi terhadap tim teknis sekolah dalam melakukan troubleshooting pada aplikasi CBT UNBK 2018.

“Dari sekian kendala tersebut rata-rata membuat siswa panik, dan tim teknis sekolah tidak bisa menangani secepatnya,” ujar Heru dalam siaran persnya, Selasa (24/4/2018).

Menanggapi kendala yang sering terjadi dalam pelaksanaan UNBK tersebut, ia mengatakan seharusnya Kemdikbud memberikan informasi atau edukasi tentang manual UNBK dan troubleshooting CBT UNBK kepada tim teknis sekolah.

“Selama ini Kemdikbud hanya bertumpu pada kerja keras tim helpdesk UNBK yang jumlahnya masih sangat sedikit dan minim fasilitas,” ujar Heru.

Berbagai keluhan mengenai kendala UNBK diterima FSGI dari Kabupaten Simeuleu Aceh, Kota Binjai Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Rembang Jawa Tengah serta beberapa sekolah di DKI Jakarta.

Adanya Keterlambatan Pengumuman Hasil UN di SMP
Pemuda Indonesia Memperingati Hardiknas 2018, Juga Menyelenggarakan Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan
Mendikbud, Muhadjir Effendy Menguatkan Hardiknas Menjadi Momentum Pendidikan dan Kebudayaan
MTsN 2 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon Melaksanakan UNBK Dengan Modem
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib