Sekolah Diimbau Tidak Mepet Waktu Isi PDSS

JAKARTA - Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, SMA/SMK dan MA didesak segera mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Jika terlambat, maka siswa sekolah bersangkutan tidak bisa mendaftar SNMPTN.

“Kami mengimbau kepada pihak SMA/SMK, dan MA agar segera mengisi PDSS yang dilakukan secara online,” kata Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sutarno melalui Deputi SPMB UNS, Nuryani usai sosialisasi SNMPTN kepada SMK/SMA dan MA se-Soloraya di UNS, baru-baru ini.


Lebih lanjut, ia menambahkan pengisian dan verifikasi PDSS berlangsung 13 Januari 2018 sampai 10 Februari 2018. Sedangkan pendaftaran SNMPTN dimulai 12 Februari-6 Maret 2018, dan pengumuman pada 17 April 2018.

PDSS berisi nilai siswa selama lima semester dan data akreditasi sekolah. “Pengisian PDSS agar jangan mepet mendekati batas akhir khawatir terjadi gangguan internet karena banyak yang mengakses pada hari terakhir,” imbaunya. Dia menambahkan untuk mekanisme pendaftaran SNMPTN tidak ada perubahan sama seperti tahun sebelumnya.

Sementara itu, salah salah peserta dari SMK Pancasila 9, Giriwoyo, Wonogiri, Sri Wahyuni Ekawati, mengungkapkan masih menghadapi kendala teknis pengisian PDSS.

Kendala teknis itu antara lain tentang nilai siswa 100 tidak bisa dimasukan hingga akreditasi sekolah yang sudah kadaluwarsa juga tidak dapat diinput.

Adanya Keterlambatan Pengumuman Hasil UN di SMP
Pemuda Indonesia Memperingati Hardiknas 2018, Juga Menyelenggarakan Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan
Mendikbud, Muhadjir Effendy Menguatkan Hardiknas Menjadi Momentum Pendidikan dan Kebudayaan
MTsN 2 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon Melaksanakan UNBK Dengan Modem
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib