BELAJAR MENGAJI UNTUK TINGKATKAN KEAGAMAAN PADA ANAK-ANAK

Senin, (14,04,2014) dengan di ajarkan mengaji sejak dini pada anak-anak di harapkan dapat meningkatkan rasa keimanan pada anak-anak zaman sekarang. Seperti yang di lakukan MDA Al –Jabannur yang terletak di Lapai. Di MDA ini masih melaksanakan kegiatan yang bersifat keagamaan. Di sini di ajarkan bagaimaana belajar mengaji dengan irama (tartil). MDA Al- Jabannur memiliki 15 peserta didik diantaranya, 10 orang laki – laki dan 5 orang perempuan. MDA Al-Jabannur ini juga memiliki 3 orang guru untuk mengajar mengaji dengan irama.

Kegiatan ini di laksanakan sekali seminggu tepatnya pada hari senin malam sekitar jam 19.00. Awal kegiatan ini pada tanggal 10 maret 2013. Sudah 1 tahun kegiatan ini berlangsung namun jumlah muridnya masih sedikit. hal ini membuktikan bahwa kurangnya rasa keagamaan pada anak-anak. Walaupun jumlah peserta didiknya sedikit mereka tetap senang belajar mengaji irama ini seperti yang diungkapkan seorang anak yang bernama pina (7) “senang sebab mengaji pakai irama kayak menyanyi”.

Hj Sopia  sebagai ketua MDA Al-Jabannur mengungkapkan “bahwa belajar tartil itu memang harus dilatih mulai dari kecil tanpa dilatih anak-anak tidak akan mampu membaca al-Quran dengan baik”. Memang sekarang kegiatan seperti belajar mengaji dengan irama tartil sudah punah, dimana MDA Al – Jabannur ini hanya memiliki 15 peserta didik saja, mana mungkin anak di daerah lapai ini hanya ada 15 anak saja masih banyak anak-anak yang tidak mau mengikuti belajar mengaji. Di sini terlihat bahwa kurangnya minat anak- anak untuk belajar mengenai keagamaan khususnya belajar mengaji. Padahal di daerah kompleks tersebut hanya satu tempat belajar mengaji dengan irama. Di harapkan orang tua juga berperan aktif dalam membimbing anak-anaknya di bidang agama jangan hanya mementingkan ilmu pengetahuan agama juga penting untuk akhirat kelak. Belajar mengaji tidak ada ruginya, karena anak-anak sekarang  tidak pandai mengaji dengan baik, tidak hanya ilmu tajwid di perhatikan irama juga sama pentingnya. Agar membaca al-Quran dapat  lebih baik. Untuk itu orang tua dan anak-anak harus bekerja sama dalam meningkatkan rasa keimanan kita terhadap tuhan dan rasa peduli kita terhadap agama yang dianut. (Septia Dania Eka Putri)

pendidikan 20 persen di APBD, Baru dua provinsi dan 26 kabupaten/kota
Jadwal Pelaksanaan SNMPTN
Jurusan Ini Banyak Dicari Perusahaan Zaman Now
Presiden Jokowi Bagikan 1.010 kartu KIP
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib