MA Dalmenda Dilantik sebagai Kabag Humas Pemko Padangpanjang

Jabatan struktural itu sangat penting dilakukan penyegaran agar tidak terjangkitnya kejenuhan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai aparatur PNS. Mutasi pejabat pada dasarnya merupakan rutinitas yang wajar dalam sistem kepegawaian.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Mawardi Samah, pada Pelantikan Pejabat Strutural Eselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang, Selasa (1/7) lalu di ruang VIP lantai II Balaikota.

Mereka yang dilantik adalah M.A. Dalmenda, sebagai Kabag Humas Setdako Padang Panjang yang sebelumnya Plt. Kabag Humas selama 4 bulan,  Rinofen sebagai Kepala Kantor Pasar Padang Panjang menggantikan Faisal, Adityawarman, sebagai Kasubag Perizinan KPPT, Ruth Amperiana Sy sebagai Kasubag Rumah Tangga yang bertukar tempat dengan Adityawarman,  Hervita Nanda Sari sebagai Kasubag Promosi pada Disporbudpar, Epi Poli Yunedi sebagai kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan pada Dinas Kesehatan, serta Yusni sebagai Kepala SDN 13 Gantiang.

Hadir pada kesempatan itu Sekdako Padang Panjang Budi Haryanto, Asisten I Tarmizi Arito, Asisten II Sonni Budaya Putra, Staf Ahli EE Maulid, Kepala BKD Syahdanur, para Kepala SKPD serta undangan lainnya.   

Mutasi secara teknis, lanjut Wawako Mawardi,  mengandung makna sebagai perpindahan serta merupakan sebuah mekanisme kebijakan tentang bagaimana mengatur pemindahan pejabat dalam satu jabatan. Persolan yang sering muncul adalah berbagai interpretasi yang berbeda dari berbagai pihak bahwa mutasi sarat dengan kepentingan tertentu.

“Itu memang benar adanya tetapi mutasi ini memang dilakukan tanpa mempertimbangkan kompetensi dan aturan yang berlaku, persepsi yang keliru itu harus diluruskan, karena kita harus memulai bahwa mutasi itu dilakukan hanya untuk penyegaran untuk satu kepentingan yaitu untuk Padang Panjang yang bertajuk Kota Serambi Mekah  lebih baik lagi dan tak kalah pentingnyanya adalah demi karir aparatur itu sendiri,” tegas Mawardi mengingatkan.

Sebaliknya, lanjut Wawako Mawardi,  makna sesusungguhnya mutasi itu adalah bagi pejabat yang dilantik adalah orang yang diberi amanah dan mereka itu adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kompentensi, satu tujuan dan memahami apa yang diharapkan pimpinan ke depannya, khususnya untuk mewujudkan visi dan misi Kota Padang Panjang.

“Saya pertegas lagi bahwa, sinergi akan dapat terwujud jika diantara kita memiliki pemahaman yang sama tentang tugas dan tanggungjawab sebagai aparatur yang cerdas, tanggap, beretika dan santun selaku aparatur PNS,” Mawardi mewanti-wanti.

Secara umum, sambung Wawako Mawardi lagi, peranan mutasi atau rotasi dalam sistem penyelenggaraan pemerintah daerah akan menghasilkan tiga manfaat diantaranya untuk kepentingan dinas, manfaat untuk kepentingan pejabat bersangkutan dan yang lebih pentingnya lagi adalah untuk kepentingan publik..

“Bagi yang promosi, beri saya  sesuatu yang positif dan kinerja yang baik jika itu dapat saudara realisasikan, maka untuk mempromosikan saudara pada jabatan yang lebih tinggi adalah kebijakan yang paling tepat yang saya lakukan,” sebut Wawako dengan nada menantang semangat pejabat yang dilantik.

Relis via Humas Pemko Padang Panjang

Adanya Keterlambatan Pengumuman Hasil UN di SMP
Pemuda Indonesia Memperingati Hardiknas 2018, Juga Menyelenggarakan Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan
Mendikbud, Muhadjir Effendy Menguatkan Hardiknas Menjadi Momentum Pendidikan dan Kebudayaan
MTsN 2 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon Melaksanakan UNBK Dengan Modem
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib