Disparpora Payakumbuh Bentuk Kelompok Usaha Pemuda Produktif

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh kembali melakukan sebuah gebrakan baru dengan membentuk Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP), Kamis (26/6). Pembentukan KUPP ini dilakukan oleh Disparpora bidang pemuda olahraga terhadap lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh. Sebanyak 20 pemuda pelopor pun terlibat aktif dalam pelatihan yang berlangsung di KUPP Sejati Koto Baru Payobasung.

Kepala Bidang Pemuda Olahraga Fardinal, SH mengungkapkan bahwa pelatihan keterampilan kepemudaan ini merupakan salah satu program dari Disparpora dalam memberikan motivasi dan inovasi kepada pemuda Kota Payakumbuh agar lebih banyak berbuat untuk masa akan datang. Salah satunya dengan menggelar pelatihan dalam pembuatan mesin tetas dan dalam berternak itik.

\"Pelatihan ini adalah salah satu langkah dari Disparpora dalam memberikan motivas dan inovasi kepada pemuda untuk dapat lebih berbuat lagi ke depannya. Sehingga pemuda dapat menicptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya dan pemuda lain di sekitarnya,\" ungkap Fardinal di dampingi oleh Kasi Kepemudaan Yuliar.

Pelatihan yang digelar sejak tanggal 23 Juni dan berakhir pada 26 Juni ini dilaksanakan di KUPP Sejati Koto Baru Payobasung dimana pengelolanya merupakan Pemuda Pelopor 2013 yang mraih juara III tingkat nasional atas nama Ayu Maidia Sari, S.Pt. Ayu yang bekerjasama dengan rekan sesama pemuda pelopor yaitu Gustian Jamal menjadi pemateri yang mengajarkan kepada peserta pelatihan tentang pembuatan mesin tetas telur dan berternak itik.

Kasi Kepemudaan Yuliar yang akrab disapa Buk Yayuk ini kepada inioke.com menjelaskan bahwa dalam pelatihan yang berlangsung beberapa hari ini peserta mendapat banyak ilmu tentang berternak itik. Hal ini diungkapkannya sambil memperlihatkan beberapa hasil karya berupa mesin penetas telur dari peserta pelatihan yang berasal dari lima kecamatan yaitu Payakumbuh Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Lampasi Tigo Nagori (Latina).

\"Mulai dari pembuatan mesin penetas telur, proses pemilihan bibit, penyeleksian jantan dan betina, sampai kepada perawatan dalam berternak itik dipelajari oleh peserta pelatihan selama 4 hari ini yaitu dari Ar Rijal Payakumbuh Selatan, Tanjung Jaya Paayakumbuh Utara, Al Azzam Payakumbuh Timur, dan Parma dari Latina,\" tambah Buk Yayuk didampingi Kabi Pemuda Olahraga.

Menurutnya, Payakumbuh sebagai salah satu daerah yang membudidayakan itik dan juga penyelenggara lomba Pacu Itik ini ke depannya diharapkan menjadi sentral itik dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Barat. Sehingga pariwisata dan ekonomi rakyat khususnya pemuda sebagai pelopor dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi dan sumberdaya yang dimiliki oleh suatu daerah.

Selain itu, Kabid dan Kasi Pemuda Olahraga Disparpora Kota Payakumbuh juga menginformasikan bahwa untuk memulai kegiatan pada masing KUPP, Disparpora memberikan modal awal berupa mesin penetas telur yang telah dibuatnya sendiri saat pelatihan dan ditambah dengan bibit berupa 400 butir telur yang siap ditetaskan dalam KUPP yang telah ada. Hal ini nantinya akan dilakukan pemantauan dari Disparpora yang akan bekerjasama dengan pihak kelurahan dalam menyukseskan program pemuda dan olahraga ini.

\"Setelah ini masing KUPP akan diberikan modal awal berupa mesin penetas telur yang telah dibuatnya sendiri selama empat hari ini dan ditambah juga dengan 400 butir yang akan ditetaskannya dalam kelompok yang ada pada lima kecamatan di Kota Payakumbuh ini,\" tutur Fardinal dan Yuliar mengakhiri. (ade/inioke)

Kemdikbud Harus Beri Edukasi Manual UNBK
SNMPTN 2018 Diumumkan pada hari ini
SBMPTN, Peserta Harus Jeli saat Pilih Jurusan Kuliah
Berakhirnya UN, Direktur Jenderal Pendidikan Dari Kemendikbud Mengimbau Siswa Tidak Lakukan Aksi Corat-Coret
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib