Begini Cara Brazil Menghargai Seni dan Seniman

Struktur beton berbentuk cangkang kini menghiasi Brazil. Struktur bernama Teatro Mozarteum Brasileiro tersebut merupakan auditorium yang didesain khusus oleh studio arsitektur asal Luxemburg, Valentiny HVP Architects, sebagai lokasi acara Música em Trancoso 2014 Festival. 


Arsitek François Valentiny sendiri yang mendanai festival musik tahunan ini. Dia bermitra dengan Presiden Mozarteum Brasileiro Sabine Lovatelli, Presiden Grup L\'Occitane Reinold Geiger, dan pengusaha dari Trancoso, Carlos Eduardo Bittencourt. Tahun ini merupakan tahun ketiga festival tersebut digelar. Karena itu, hadirnya auditorium permanen rasanya memang sudah diperlukan.

Auditorium ini memegang peranan yang lebih besar dari sekadar lokasi festival. Selain menampung acara musik, auditorium ini juga dapat mempromosikan pendidikan dan mengubah musik menjadi alat integrasi sosial. Pasalnya, musik memang sudah menjadi bagian penting dalam kebudayaan Brazil. Festival Música em Trancoso, serta auditorium tersebut hanya menjadi jalan yang mempertemukan pemusik klasik Brazil kepada dunia. 
Mozarteum Brasileiro Theatre punya rancangan yang unik. Selain bentuknya yang tidak biasa, penampilan musik juga bisa dinikmati di dalam dan di luar ruangan. Setiap area dilengkapi dengan 1.100 tempat duduk.

Para penoton akan menikmati akustik istimewa yang digubah oleh Valentiny. Sang arsitek rupanya sudah dikenal dunia sebagai perancang gedung-gedung pusat kebudayaan berakustik istimewa, termasuk Concert Hall Saarbrücken di Jerman, House of Mozart – Kleines Festspielhaus Salzburg di Austria, dan Luxemburg Pavilion Expo 2010 di Shanghai.

Auditorium ini juga memiliki volume tambahan yang disebut dengan \"The Facilities\". Di dalamnya terdapat delapan ruang berlatih, bar berukuran besar, dan ruang pertemuan. Desain bagian ini mengontraskan lekukan-lekukan bangunan dengan bukaan segitiga. Menurut studio arsitektur yang mendesainnya, langkah tersebut membuat gedung auditorium beserta volume tambahannya menyatu dengan lingkungan alam Trancoso. Seniman Maria Bonomi ikut menghiasnya menggunakan pahatan perunggu.

\"Pahatan tersebut merujuk pada kondisi alam lokal dengan tebingnya yang mengesankan dan kelahiran Bangsa Brazil,\" ujar studio tersebut.

Jika berkesempatan mengunjungi Brazil minggu ini, Anda bisa mengunjungi bangunan megah tersebut sembari menikmati festival musiknya. Festival ini akan diadakan tanggal 15 hingga 22 Maret 2014 mendatang. (dezen.com/tempo.co/da)

 

Adanya Keterlambatan Pengumuman Hasil UN di SMP
Pemuda Indonesia Memperingati Hardiknas 2018, Juga Menyelenggarakan Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan
Mendikbud, Muhadjir Effendy Menguatkan Hardiknas Menjadi Momentum Pendidikan dan Kebudayaan
MTsN 2 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon Melaksanakan UNBK Dengan Modem
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib