Hari ini, Festival Desember Mengenang Wisran Hadi Dimulai

Festival Desember (Mengenang Wisran Hadi 1945-2011) dibuka nanti sore (20/12) di Galeri Seni Rupa Taman Budaya Sumatera Barat.

Festival Desember merupakan serangkaian kegiatan seni dan budaya yang ditujukan untuk mengenang almarhum Wisran Hadi, seniman, sastrawan, dan budayawan dari Sumatera Barat. Festival Desember menjadi sebuah persembahan (A Tribute) dari orang muda untuk karya dan pemikiran beliau terhadap kesenian dan kebudayaan.

Festival Desember yang dihelat Lembaga Kebudyaan Ranah dalam program Rumah Budaya Nusantara Kemdikbud ini berlangsung hingga 22 Desember mendatang.

“Festival dibuka Jumat sore dengan pameran lukisan Aisyah, cucu Wisran Hadi. Kemudian malamnya ada pentas teater dari Teater Eksperimental FIB Unand,” kata Direktur Lembaga Kebudayaan Ranah, Ganda Cipta.

Kemudian, pada hari Sabtu akan ada pementasan teater dari INS Kayu Tanam dan SMA Negeri 2 Padang. Malamnya, ada penampilan musikalisasi puisi bersama SMA Pertiwi 2 Padang, Ranah Teater, dan M. Fadhli and The Gank. Pada acara yang disebut “Malam Mengenang Wisran Hadi” tersebut juga akan ditampilkan penggalan naskah drama “Perguruan” oleh Rizal Tanjung dan Muhammad Ibrahim Ilyas, panggung Jilatang oleh Ade Lukas dan Moeslim Noer, orasi budaya oleh Prel T, fragmen drama oleh Teater Nan Tumpah, obituari oleh Sahrul N, dan peluncuran buku “Sagarobak-tulak Buah Tangan Wisran Hadi: Anak Dipangku, Kemenakan di BIM”.

“Di hari terakhir festival, Minggu pagi, kita akan meresmikan Rumah Pustaka Wisran Hadi dan Taman Bacaan Muhammad Ridha di kediaman beliau, di Lapai,” imbuh Ganda Cipta. (gry)

Adanya Keterlambatan Pengumuman Hasil UN di SMP
Pemuda Indonesia Memperingati Hardiknas 2018, Juga Menyelenggarakan Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan
Mendikbud, Muhadjir Effendy Menguatkan Hardiknas Menjadi Momentum Pendidikan dan Kebudayaan
MTsN 2 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon Melaksanakan UNBK Dengan Modem
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib