Ada Festival Baca Kaba Minangkabau, Ikut Yuuk...!

Rumah Budaya Nusantara (RBN) Noktah bekerja sama dengan Yayasan Ranah Bagonjong Padang menggelar Festival Baca Kaba Minangkabau, 16-17 Desember 2013. Festival ini dipusatkan di kawasan Museum Adityawarman Padang.

Menurut Mona Yolanda, Ketua Pelaksana, dalam Festival Baca Kaba Minangkabau ini diagendakan tiga bidang lomba yang berkaitan dengan adat dan budaya Minangkabau, yaitu lomba bakaba, cerdas cermat adat Minang, dan berbalas pantun.

“Lomba ini diprioritaskan untuk anak didik Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Kota Padang. Lomba hanya sebagai salah satu cara agar anak didik dan generasi muda kita bisa lebih mengenal adat dan budayanya,” katanya di Sekretariat Rumah Budaya Nusantara Noktah di Padang, kemarin (13/12).

Festival ini diupayakan bagi anak-anak merupakan kegiatan yang menyenangkan, sekaligus menjadi ajang pelatihan diri dan pengasahan dalam memaknai perilaku atau tindakan disiplin, bertanggung jawab, jujur, kemampuan bekerja sama, rasa percaya diri dan pembentukan kepribadian tanpa pemaksaan.

“Mencintai kaba merupakan salah satu upaya pencarian kebahagiaan lewat sebuah kisah yang jujur dan selalu berpihak kepada hati nurani. Mengambil cerita kaba yang sangat akrab dengan siswa dan lingkungan. Diharapkan dari cerita tersebut siswa mampu merespon timbal-balik dari cerita itu,” terang Mona yang mengaku sudah dua kali menggelar iven sejenis, dan selalu direspons positif, baik guru maupun anak didik.

Sementara itu, Nasrul Azwar, Penanggung Jawab Program RBN Kemdikbud, mengatakan, festival ini dikesankan untuk menstimulus minat generasi muda, terutama anak-anak untuk mencintai kaba Minangkabau.

“Salah satu bahan bacaan yang bisa menjadi referensi positif bagi para anak dan remaja adalah kaba, yang merupakan karya sastra Minangkabau. Kaba adalah cerita tradisional Minangkabau, yang banyak memuat kisah kepahlawanan, suri tauladan dan nilai kebijaksanaan nenek moyang masyarakat Minangkabau di masa lampau. Kisah seperti ini sudah jarang kita jumpai saat ini,” kata Nasrul Azwar.

Selain, merangsang kreativitas anak-anak dalam mengaktualisasikan diri, kaba Minangkabau mampu membangun karakter anak-anak dengan nilai-nilai moral yang dikandungnya.

Mona menambah, Festival Baca Kaba Minangkabau dengan rangkaian lombanya, tak dipungut biaya pendaftaran, dan pemenang mendapat tropi dan uang. Pendaftaran ditutup menjelang lomba. (gry)

Kemdikbud Harus Beri Edukasi Manual UNBK
SNMPTN 2018 Diumumkan pada hari ini
SBMPTN, Peserta Harus Jeli saat Pilih Jurusan Kuliah
Berakhirnya UN, Direktur Jenderal Pendidikan Dari Kemendikbud Mengimbau Siswa Tidak Lakukan Aksi Corat-Coret
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib