Hari Raja (Koningsdag)

Hello my minions! Maaf, saya menulis dalam bahasa Inggris, karena saya juga suka menulis dalam bahasa Inggris.

Kali ini  saya berbicara tentang hari Raja (koningsdag).

Setiap tahun pada tanggal 30 April orang Belanda merayakan hari Queens, hari Ratu (Koninginnedag), tapi tahun ini orang Belanda merayakan hari Raja (Koningsdag) karena Ratu Belanda, Beatrix, telah pensiun atau mundur.

Sekarang yang menjadi raja Belanda adalah Willem-Alexander dan istrinya bernama Putri Maxima yang berasal dari Argentina. Willem-Alexander Claus George Ferdinand adalah putra sulung Ratu Beatrix. Willem-Alexander memiliki tiga anak perempuan: Putri Amalia , Alexia, dan Ariane. Amalia adalah yang tertua.

Setiap tahun tanggal 30 April, pada peringatan hari Raja (dan sebelumnya: hari Ratu), orang bersuka ria, dan sekolah dan kantor diliburkan. Pada hari itu siapa pun boleh menjual sesuatu tanpa harus membayar pajak.

Kebanyakan anak-anak menjual pakaian dan mainan bekasnya, ditemani oleh ibu, bapak, nenek, kakek, atau saudaranya. Ada juga yang bermain musik untuk mendapatkan uang recehan dari para penonton. Saya juga pernah menjual barang-barang mainan bekas saya, juga pakaian saya yang dipakai waktu saya masih bayi. Harga barang-barang bekas itu bervariasi, ada yang murah (misalnya sebuah mobil-mobilan bekas hanya dijual 50 sen euro), tapi juga ada yang agak mahal (seperti barang-barang antik atau sepeda bekas). Sering kali pada sore hari, barang-barang bekas itu digratiskan saja.

Bahkan pada peringatan hari Raja ada parade, perjalanan perahu, pameran , konser dan pesta.

Raja dan Ratu, ditemani anak-anak dan familinya, biasanya mengunjungi satu kota atau desa di provinsi (di daerah). Setiap tahun desa atau kota yang dikunjungi Ratu atau Raja berbeda-beda. Dulu Ratu Beatrix juga berkunjung ke kota tempat saya tinggal, kota Leiden. Mereka juga bersenang-senang, meskipun sebenarnya mereka benar-benar SUPER sibuk karena harus bertemu dengan rakyat banyak. Pokoknya hari itu Raja dan Ratu benar-benar ingin menyenangkan rakyatnya. Mereka juga mendapat banyak salam dan hadiah bunga dari rakyat.

Pada Koningsdag (atau sebelumnya: Koninginnedag), saya tidak membeli begitu banyak barang, karena saya merasa buang-buang uang saja. Saya lebih suka melihat orang-orang ramai berjalan ke sana-sini, banyak di antaranya memakai pakaian berwarna oranje, warna lambang monarki Belanda. Atau saya sering duduk di pinggir kanal melihat perahu dengan orang berpakaian warna-warni hilir mudik di kanal-kanal.

Banyak anak di sekolah saya juga menjual berbagai macam barang bekas setiap tahun pada peringatan hari Raja. Pada hari itu biasanya saya sering membeli makanan-makanan kecil yang saya suka.

Itulah cerita saya tentang peringatan hari Raja di Belanda.

Sampai jumpa lagi dalam cerita berikutnya.

 

Leiden , Belanda, Minggu, Juni 30, 2013

Kemdikbud Harus Beri Edukasi Manual UNBK
SNMPTN 2018 Diumumkan pada hari ini
SBMPTN, Peserta Harus Jeli saat Pilih Jurusan Kuliah
Berakhirnya UN, Direktur Jenderal Pendidikan Dari Kemendikbud Mengimbau Siswa Tidak Lakukan Aksi Corat-Coret
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib