“Kecil tapi Ada, Nyata dan Berharga”

Pemilik Rahmat International Wildlife Museum dan Gallery Rahmat Shah menerima kunjungan dari peserta Pena Persma 2013 LPM Dinamika IAIN SU, Kamis (31/10) lalu. Kunjungan ini merupakan salah satu agenda kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) yang diadakan oleh IAIN SU yang telah berlangsung sejak 28 Oktober lalu.

Rahmat Shah yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PBKSI) ini dengan terbuka menerima kunjungan dari jurnalis kampus dan berbagi cerita tentang museum dan galeri yang dimilikinya. Selain itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara ini juga memberikan motivasi kepada peserta PJTLN di Legend Room sebagai ruangan pertemuan yang berada di lantai III museum dan galeri Rhamat ini.

“Kecil tapi ada, nyata dan berharga” merupakan jargon yang ditularkan oleh pria yang tercatat dalam buku Safari Club International: Record Book of Trophy Animals. Dirinya mengaku bahwa dalam menjalani kehidupan ini hal-hal yang menurut sebagian orang itu kecil tapi ternyata hal tersebut dapat mengakibatkan sesuatu yang luar biasa.

“Kerja keras dengan disiplin yang tinggi serta fokus kepada tujuan yang ingin dicapai dan diiringi dengan doa merupakan hal yang saya lakukan ketika masih berada di titik nol dan sampai saat sekarang ini,” ungkap Konsulat Kehormatan Turki di Medan atau Honorary Consul General to Turkey ini dalam diskusi bersama panitia dan peserta Pena Persma 2013 LPM Dinamika IAIN SU.

Melalui kerja keras yang dilakukannya, seorang Rahmat Shah yang berasal dari desa kecil di Siantar ini kini menjadi seorang yang sangat berpengaruh tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Dirinya juga mengaku bahwa dengan banyak memberi dan berbuat kebaikan kepada orang lain baik sekecil apapun maka Tuhan akan senantiasa memberikan balasan atas apa yang telah dilakukan tersebut. Hal ini sangat ditekankannya sembari menunjukkan koleksi barang antik yang terpajang disetiap sudut ruangannya.

“Banyak memberi akan dimudahkan oleh Tuhan. Berbuat kebaikan sekecil apapun, dimanapun dan jangan melakukan sesuatu yang tidak ingin orang lain melakukan hal yang sama terhadap diri kita,” ucap Ayah dari Raline Shah, aktris pemeran Riani dalam film 5cm ini.

Selain menjalani semua itu, peraih gelar Lord of Rudge dari Inggris dan dikenal sangat ramah ini juga menambahkan motivasi yang dijalaninya ketika memulai apa yang telah didapatkannya ini adalah konsep syukur dan sabar. Dua sifat manusia yang sangat banyak dianggap sepele oleh orang lain ini menjadi sangat berarti bagi Rahmat Shah.

“Setelah apa yang kita lakukan dan berikan kepada orang lain maka sudah kewajiban dan keharusan bagi kita untuk bersyukur dan bersabar,” ungkap Rahmat Shah yang juga membukukan dirinya dalam buku Great Hunter dimana dirinya menjadi satu-satunya putra Indonesia diantara pemburu terbaik yang berasal dari berbagai negara ini.

Kemudian, dalam pertemuan tersebut Pemimpin Umum LPM Dinamika IAIN SU Siti Nurjannah Tambunan mengucapkan terima kasih dan sangat bangga karena telah berkesempatan bertemu dan dijamu langsung oleh seorang Rahmat Shah serta berbagi cerita dengan orang Indonesia pertama yang memperoleh African Big Five Grand Slam Award di Amerika pada tahun 1996.

“Ini merupakan sebuah keberuntungan bagi kami panitia dan peserta Pena Persma 2013 LPM Dinamika IAIN SU dapat bertemu langsung dan saling berbagi dengan Bapak Rahmat Shah. Dimana tahun sebelumnya kami juga pernah melakukan kunjungan tapi tidak dapat bertemu dengan Bapak. Jadi kami terima kasih sekali kepada Bapak telah menerima dan menjamu kami dengan sangat baik,” papar Pemimpin Umum LPM Dinamika yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi di IAIN Sumatera Utara. (***)

Zonasi Sekolah Permudah Distribusi Guru
Tak Lulus SBMPTN? Saatnya Pilih Kampus Terakreditasi
Sekolah Tak Boleh Kenakan Pungutan Liar
Kementerian PUPR Sasar SMK untuk Kerjasama Sosialisasi Infrastruktur
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib