Gaya Unik Jam Tangan Kayu

Beberapa pria tidak terlalu memiliki banyak pilihan untuk menggunakan aksesoris, jika kamu tidak gemar memakai anting, kalung, dan gelang khusus pria yang akan menjadi pilihan mungkin hanya jam tangan. Namun untuk jam tangan itu sendiri juga memiliki karakter yang berbeda dari segi material yang digunakan.

Banyak pilihan jam tangan yang bisa kamu miliki dengan material yang indah seperti metal dan kulit yang tentunya dengan berbagai macam desain yang ditawarkan, mulai dari yang sporti, minimalis, hingga yang elegan dengan sentuhan berlian atau emas.

Philippe menciptakan jam tangan pertama pada tahun 1868 untuk Countess Koscowicz dari Hongaria. Kemudian tahun 1880, Constant Girard ( Girard – Perregaux ) mengembangkan konsep jam tangan itu sendiri yang dibuat untuk perwira angkatan laut Jerman dan diperintahkan oleh Kaiser Wilhelm I dari Jerman.

Jam tangan dengan label ternama seperti Rolex, Swiss, G-shock, hingga label bergengsi lainnya sudah memiliki penggemarnya masing-masing dengan kalangan yang berbeda pula. Rolex yang terkenal dengan adanya penunjuk tanggal yang dilengkapi dengan lensanya, Swiss dengan gaya maskulinnya, dan G-shock dengan desain sporti dan warna yang menarik.

Dari keunggulan yang dimiliki oleh beberapa merek bergengsi yang telah disebutkan tentunya banyak sebagian orang yang sudah menunggu produk terbaru dari mereka. Namun dari sekian merek, desain, dan material yang ditawarkan, ternyata ada yang lebih menarik perhatian banyak orang.

Kayu yang biasa kita lihat hanya sering dipergunakan untuk kebutuhan furniture, kini telah berkembang menjadi sesuatu yang memiliki nilai tinggi. Beberapa industri kreatif sudah banyak yang menggunakan material dari kayu untuk membuat frame kacamata, namun bukan frame kacamata yang menjadi fokus kali ini, melainkan jam tangan kayu.

Sepintas yang terpikir ketika mendengar jam tangan yang material utama menggunakan kayu pasti akan terlihat kaku, mudah rusak, dan mungkin mudah patah. Namun hal tersebut tidak akan terjadi, karena pemilihan kayu yang dilakukan tidak sembarangan dan proses pemilihannya pun sangat detail.

Valerii Danevych, seorang pengrajin kayu asal Ukraina ini menjadi salah satu orang yang berhasil membuat jam tangan dengan material utama dari kayu. Totalitas dalam berkarya sangat ditunjukan dalam hidupnya, ia bisa menghabiskan waktu yang cukup lama hanya untuk membuat satu seri jam tangan kayu yang ia ciptakan.

Yang luar biasa dari jam tangan yang ia hasilkan yaitu bukan hanya pada bagian luar saja yang terbuat dari kayu, melainkan hingga detail seperti jarum jam penunjuk angka pun terbuat dari kayu. Tidak salah memang jika harga jam tangan yang ia buat ditawarkan seharga 1,2 miliar Rupiah.

Lalu, jika di Indonesia apa ada jam tangan yang terbuat dari material kayu? Jawabannya, ADA !! Matoa, mungkin menjadi label yang paling banyak dibicarakan jika berbicara soal jam tangan kayu setelah mereka hadir di bazar Brightspot yang digelar di Grand Indonesia beberapa waktu lalu.

Untuk melakukan produksi jam kayu tersebut mereka tidak perlu jauh-jauh, Bandung menjadi tempat pilihan mereka untuk melakukan produksi jam tangan yang hanya dibuat 100 pcs/bulan. Pemilihan kayu yang digunakan pun menggunakan 2 jenis kayu, yaitu kayu sonokeling yang berasal dari Indonesia dan kayu maple yang diekspor dari Kanada.

Hal ini tentunya membuat bangga sebagian dari masyarakat Indonesia dan semakin menunjukan kalau jam tangan bukan hanya aksesoris untuk penunjuk waktu, melainkan untuk kebutuhan gaya hidup saat ini yang selalu berkembang dan menghasilkan inovasi dan ide gila lainnya yang muncul dari muda mudi Indonesia. (KVLTMagz/gry)

Zonasi Sekolah Permudah Distribusi Guru
Tak Lulus SBMPTN? Saatnya Pilih Kampus Terakreditasi
Sekolah Tak Boleh Kenakan Pungutan Liar
Kementerian PUPR Sasar SMK untuk Kerjasama Sosialisasi Infrastruktur
MUSIC
STAR Radio Padang Bertabur Bintang
FILM
Transformers: Age of Extinction Libatkan Animator
TREN
Ingin Tampil Gaya, Abaikan Aturan ini
BUDAYA
Merayakan Budaya Membaca, Cerita-cerita Klasik Dib